Pentingnya keselamatan berkendara (Safety Riding)

Kawan-kawan jika kita berkendara menggunakan mobil ataupun motor, kita harus menerapkan safety riding. Pasti diantara kalian bertanya "Safety Riding? Apaan tuh dik?". Jadi Safety Riding itu adalah cara kita mengendarai kendaraan yang sesuai dengan aturan lalu lintas sehingga keamanan diri kita dan sekitar kita dapat terjaga.

   Dika kenapa kita harus menerapkan Safety riding ya?, nah saya bakal kasih informasi penting nih.

Kalian bisa lihat gambar di atas, bisa juga cek langsung https://regional.kompas.com/read/2019/02/24/19243981/polisi-di-jabar-5-milenial-meninggal-tiap-hari-akibat-kecelakaan
    Nah dari berita fresh diatas, kita bisa tahu kan betapa pentingnya Safety riding. Jika kita tidak menerapkan Safety riding bukan hanya nyawa kita saja yang terancam, tapi juga nyawa di sekitar kita loh teman-teman.

   Dan juga ada informasi nih. jadi, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Mohammad Aris, di acara Deklarasi Safety Riding Polres Tasikmalaya Kota yang diselenggarakan tanggal 24 februari 2019, Beliau berkata " Kecelakaan sudah masuk lima besar penyebab kematian disejajarkan dengan penyakit mematikan, seperti kanker dan jantung". Sudah separah itu loh teman- teman, maka dari itu saya mengajak teman-teman semua untuk menerapkan Safety riding.

   Pasti sekarang kalian sudah sadarkan akan pentingnya Safety riding. Mungkin diantara kalian ada yang bertanya seperti ini "Dika bukannya Safety riding itu ribet ya?", lah enggak ribet kok, kalian cukup ikutin aturan berkendara dan lalu lintas saja itu sudah Safety riding teman-teman. Memang sih ada kata "aturan" yang berarti kita diatur-atur, tapi kan kalian tahu kata salma ke nathan di film dear nathan "hidupkan juga harus punya aturan nath!" ucap salma. Nah hidup kita itu emng harus punya aturan teman-teman.

   Nah buat yang belom tau cara menerapkannya, bisa di lihat di bawah ini!
1. Jika sepeda motor disandarkan oleh standar pinggir (standar miring), janganlah duduk terlebih dahulu melainkan bebaskan terlebih standar miring terlebih dahulu dengan menggunakan kaki kiri.
2. Bila kendaraan anda distandar dua, untuk melepaskannya gunakanlah kaki kiri untuk membebaskannya.
3. Setelah anda telah siap mengemudi, pastikan keadaan di sebelah kanan anda aman dengan menolehkan kepala kesisi kanan kebelakang, setelah aman barulah anda bisa mulai mengendarai motor anda.
4. Di saat Anda melakukan perjalanan maka pastikan empat jari kanan dan kiri Anda telah berada dituas rem depan dan kopling (jika terdapat kopling).
5. Di saat anda ingin melakukan pemberhentian utamakanlah rem depan di saat anda ingin menghentikan kendaraan, karena beban berat anda akan berada di depan dan ini membuat anda lebih cepat berhenti. Cara melakukan pengereman depan yang baik adalah dengan meremas secara perlahan yang diawali jari kelingking dan diakhiri jari telunjuk, tidak dengan menekan secara bersamaan.
6. Namun anda juga tidak lupa untuk menggunakan rem belakang dalam melakukan pemberhentian. Akan tetapi rem ini dipergunakan hanya sebagai penyeimbang rem depan saja agar tidak terjatuh.
7. Setelah kendaraan sudah mulai berhenti barulah anda menarik kopling dengan cara meremasnya pula. Hal ini pun bertujuan agar mesin kendaraan tidak mati.
8. Selanjutnya apabila kendaraan sudah ingin berhenti, maka siapkan kaki kiri anda untuk menjadi pijakan anda. Dan setelah itu barulah anda melakukan pergantian ke transmisi rendah. 9.Setelah transmisi sudah di posisi rendah maka lihatlah kembali ke kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang ingin melintas, baru setelah itu melanjutkan perjalanan.
10. Dan taati lah peraturan lalu intas yang ada.

   Nah gimana, sudah pahamkan tentang safety riding?. kalimat penyemangat bagian kalian para pejuang safety riding "tidak celaka jika safety riding". saya muhamad andika, terima kasih.

Komentar